Berbuat Ihsan

Mari Berbuat Ihsan.
.
Ihsan adalah kesempurnaan dan kemampuan untuk melakukan amal dalam bentuk yang paling bagus dan paling indah, baik itu dalam beribadah kepada Allah maupun dalam bermuamalah dengan makhluk.
.
Adapun ihsan dalam beribadah kepada Allah, diterangkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabda beliau :
.
أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ
.
“Kamu menyembah Allah seakan-akan kamu melihat-Nya. Jika kamu tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.” (H.R. Muslim)
.
Adapun ihsan dalam bermuamalah dengan makhluk, diterangkan dalam sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :
.
لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
.
“ Tidaklah seseorang dari kalian sempurna imannya, sampai ia mencintai untuk saudaranya sesuatu yang dia cintai untuk dirinya “ (H.R Bukhari dan Muslim)
.
Dan juga sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam :
.
وَلْيَأْتِ إِلَى النَّاسِ الَّذِى يُحِبُّ أَنْ يُؤْتَى إِلَيْهِ
.
“ Dan hendaklah dia memperlakukan manusia sebagaimana dia ingin diperlakukan “ (H.R Muslim)
.
Barangsiapa yang berbuat ihsan dalam beribadah kepada Allah, maka Allah akan selalu bersamanya dan mencintainya.
.
وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ
.
“ Dan sesungguhnya Allah bersama dengan orang-orang yang berbuat ihsan “ (Al Ankabut :69)
.
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
.
“ Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat ihsan “ (Al Baqarah : 195)
.
Barangsiapa berbuat ihsan dalam bermuamalah terhadap sesama manusia, maka Allah akan memberikan balasan kebaikan kepadanya untuk setiap ihsan yang telah dia lakukan sebagai balasan untuknya sesuai dengan amal yang sudah dia lakukan.

Mulia Dengan Manhaj Salaf

Secantik apapun dia lebih baik jangan dinikahi.

Kecuali dia mau Bertaubat & ruju kepada Manhaj Salaf.
.
Karena masalah akidah adalah masalah akhirat.
Mana mungkin bisa bersatu ketika aqidahmu seperti itu, kau saja tak meyakini firman Allah dan Sabda Rasul mu.
.
Perbedaan Akidah saja tidak bisa menyatukan Umat apalagi menyatukan Pasangan ?
.
Allah Ta’ala selama-lamanya tidak akan menyatukan antara hati orang-orang kafir, murtad dan firqah-firqah (kelompok-kelompok) sesat, Allah hanya menyatukan hati orang-orang mukmin yang bertauhid. Allah Ta’ala berfirman mengenai orang-orang kafir dan munafik yang menyelisihi manhaj Islam dan akidahnya.
.
تَحْسَبُهُمْ جَمِيعًا وَقُلُوبُهُمْ شَتَّىٰ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَعْقِلُونَ
.
“Kamu kira mereka itu bersatu, sedang hati mereka berpecah-pelah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka itu adalah kaum yang tidak mengerti.” [Al-Hasyr/59 : 14]
.
Dan firman-Nya.
.
وَلَا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ ﴿١١٨﴾ إِلَّا مَنْ رَحِمَ رَبُّكَ
.
“Dan mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Rabbmu.” [Hud/11: 118-119]
.
“Kecuali orang-orang yang diberi rahmat Rabbmu”, mereka itu ialah orang-orang yang memiliki akidah yang benar dan manhaj yang benar, maka mereka itulah orang-orang yang selamat dari perselisihan dan perpecahan.
.
Adapun orang-orang yang berusaha menyatukan umat, padahal akidahnya masih rusak, manhajnya bermacam-macam dan berbeda-beda, maka itu adalah (upaya) yang mustahil terwujud, karena sesungguhnya menyatukan dua hal yang berlawanan itu adalah hal yang mustahil.
.
Karena tidak bisa menyatukan hati dan menyatukan umat ini, kecuali kalimat tauhid, yang dimengerti makna-maknanya, diamalkan kandungannya secara lahir dan batin, bukan hanya sekedar mengucapkannya, sedang pada sisi yang lain masih mau menyelisihi apa yang menjadi tuntutannya. Maka sesungguhnya ketika itu kalimat tauhid ini tidak akan ada manfaatnya.

Sikap Berlebih-Lebihan Pada Makam

Sikap Berlebih-Lebihan Pada Makam

Berikut ini Salah satu Sikap Berlebih Lebihan terhadap makam seorang yang dianggap wali yaitu mengusap mencium Nisannya.
.
Ibnu Taimiyah menyatakan bahwa sepakat para ulama akan terlarangnya mengusap-ngusap kubur Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di fatawanya, beliau rahimahullah berkata.
.
وَاتَّفَقَ الْعُلَمَاءُ عَلَى أَنَّهُ لَا يُسْتَحَبُّ لِمَنْ سَلَّمَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ قَبْرِهِ أَنْ يُقَبِّلَ الْحُجْرَةَ وَلَا يَتَمَسَّحَ بِهَا لِئَلَّا يُضَاهِيَ بَيْتُ الْمَخْلُوقِ بَيْتَ الْخَالِقِ
.
“Para ulama sepakat bahwa tidak dianjurkan bagi yang memberi salam kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di sisi kubur beliau lantas ia mencium kamarnya (yang di dalamnya terdapat kubur Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam-) dan mengusap-ngusap kuburnya. Ini sama saja menandingi rumah makhluk dengan rumah Pencipta (baitullah)” (Majmu’ Al Fatawa, 26: 97).
.
Karena baitullah (Ka’bah) dibolehkan mengusap hajar aswad. Kalau seseorang mengusap-ngusap kubur, maka itu sama saja menandingi rumah Allah.
.
Di tempat lain, Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
.
وَلِهَذَا اتَّفَقَ السَّلَفُ عَلَى أَنَّهُ لَا يَسْتَلِمُ قَبْرًا مِنْ قُبُورِ الْأَنْبِيَاءِ وَغَيْرِهِمْ وَلَا يَتَمَسَّحُ بِهِ
.
“Para ulama sepakat tidak boleh menyentuh kubur para nabi dan lainnya, begitu pula tidak boleh mengusap-ngusapnya. ” (Majmu’ Al Fatawa, 27: 31).
.
Jika kubur Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam– tidak boleh diperlakukan seperti itu, bagaimana lagi dengan kubur lainnya seperti pada kubur habaib, kubur wali atau kubur sholihin?! Tentu tidak dibolehkan.
.

Mengerikannya Jembatan Shirath

“Telah sampai kepadaku bahwanya shirath itu lebih tipis dari rambut dan lebih tajam dari pedang” (HR. Muslim)
.
Subhanallah.. Dapatkah kita melewatinya? Berada diatas seutas tali yang bawahnya sungai saja sangat menegangkan, bahkan berjalan diatasnya dijadikan ajang uji adrenalin yang terkadang orangpun takut melakukannya.
.
Namun Shiroth lebih-lebih seram daripada itu. Bayangkan saja, lebih tipis dari rambut.  Dan lebih tajam dr pedang. Dibentangkan lurus di atas neraka jahannam. Betapa sulitnya bagi kita untuk berjalan menyeberang di atasnya. Pasti banyak yang tertatih, berdarah, bahkan terpeleset dan jatuh ke dalam neraka jahannam 😢
.
Tetapi Allah Maha Perkasa sekaligus Maha Bijaksana. Ia akan mudahkan bagi hamba-Nya yang bertaqwa. Yang lebih memilih jalan terjal yang penuh rintangan, dibandingkan jalan mulus namun mengantarkan pada kemaksiatan.
.
Sudahkan pilihan hidup kita demikian?
Ingatlah! pilihan kita sekarang akan menentukan nasib kita #SesudahDunia

40 Hari Setelah Meninggal

Apakah benar mitos yang beredar kalau seseorang meninggal Ruhnya masih ada di lingkungan rumahnya?
.
Bismillah Alila coba jawab pertanyaan diatas ya dear..
Pertanyaan ini sama dengan pertanyaan temen Alila yang kerabatnya meninggal dunia beberapa hari yang lalu. Dia menceritakan bahwa beberapa hari yang lalu, keluarganya ada yang mendengar suara-suara aneh dirumah. Kemudian menurut orang-orang tua ditempatnya, itu adalah arwah si mati yang masih berada dirumah. Kononnya arwah orang yang meninggal masih berada dirumah selama 40 hari setelah kematiannya.
.
Hal seperti ini memang sudah tertanam di benak kita sejak turun temurun dan bahkan sudah ada yang menjadi sebuah keyakinan orang muslim. Masalah inilah yang akan saya angkat agar tidak lagi terjadi salah kaprah dalam pandangan umat islam.
.
Orang yang sudah meninggal, maka terputuslah segala urusan duniawi-nya kecuali 3 hal yaitu :
Amal Jariyah, Ilmu yang bermanfaat, Doa dari anak yang shaleh Dalam hal ini tidak ada Nash yang menyatakan bahwa orang yang telah meninggal maka arwahnya masih berada di dunia selama 40 hari. .
Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah menyebutkan daiam bukunya, al-Ruh, bahwa ada beberapa pendapat tentang keberadaan ruh/arwah setelah meninggal hingga hari kiamat. Dari sekian banyak pendapat yang ada, tidak satu pun yang menerangkan bahwa ada ruh yang bergentayangan. Ruh orang-orang beriman berada dialam barzakh yang luas, yang di dalamnya ada ketenteraman dan rezeki serta kenikmatan, sedangkan ruh orang-orang kafir berada di barzakh yang sempit, yang di dalamnya hanya ada kesusahan dan siksa. .
Allah SWT berfirman :
“Dan di hadapan mereka ada barzakh sampai hari mereka dibangkitkan.” (QS. Al-Mukminun : 100).
.
Jadi intinya, tidak pernah ada orang yang telah meninggal maka ruh/arwahnya masih berada disekitar rumah sampai 40 hari. Karena setelah seseorang meninggal, maka ia akan berada di  alam barzakh bukan lagi di alam dunia (Berbeda dimensi). Kepercayaan seperti ini sangat bertentengan dengan ajaran islam ya dear
.
#SetelahDunia

Akhirat

Apakah akhirat itu benar-benar akhir kehidupan? Dan tidak ada lagi kematian setelah itu?
.
Setiap manusia akan menghadapi lima tahapan kehidupan yaitu mulai dari [1] sesuatu yang tidak ada, kemudian [2] berada dalam kandungan, kemudian [3] berada di alam dunia, kemudian [4] memasuki alam barzakh (alam kubur) dan terakhir [5] memasuki kehidupan akhirat. Dan hari akhir inilah tahapan akhir kehidupan manusia. (Lihat Syarh Al Aqidah Al Wasithiyah, Ibnu Utsaimin, 352)
.
Benarkah tidak ada kematian di akhirat? Ya, Kita kekal di dalamnya. Sebagaimana firman Allah Subhanahuwata’ala :
“Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih), mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki. Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam syurga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.” (QS. Huud: 106-108)
.
Dari ‘Abdullah bin ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Jika penduduk surga telah memasuki surga dan penduduk neraka telah memasuki neraka, kemudian seseorang akan meneriaki di antara mereka, “Wahai penduduk neraka, tidak ada lagi kematian untuk kalian. Wahai penduduk surga, tidak ada lagi kematian untuk kalian. Kalian akan kekal di dalamnya.” (HR. Bukhari no. 6544 dan Muslim no. 2850)
.
Dunia ini fana, jadi jangan tertipu dengan keindahannya. Persiapkan bekal untuk alam akhiratmu, agar kita kekal di Surga-Nya 😇
.
#SetelahDunia

Zaman Yang Aneh

Inilah kondisi moral di zaman Now, melihat sudut pandang kebenaran berdasarkan nafsu, bukan wahyu. Feminis menganggap bahwa hijab atau cadar adalah doktrin agama untuk mendiskriminasi kedudukan perempuan. Padahal anggapan itu salah besar.
.
Mereka tidak memahami bagaimana fitrah yang telah Allah tetapkan kepada pria dan wanita. Lelaki itu akan selalu tertarik jika melihat wanita, dan wanita akan selalu menarik perhatian para lelaki dan itu tidak bisa di cabut dari fitrah keduanya. Oleh karenanya, Allah tetapkan segala aturanNya untuk menjaga kehormatan manusia, agar tetap hidup dengan aman dan nyaman.
.
Pemikiran feminisme tidak akan pernah sejalan dengan pemikiran Islam. Karena fitrahnya Islam itu menyelamatkan, sedangkan pemikiran manusia yang berasal dari nafsu seperti feminis ini hanya akan melahirkan kedzhaliman.

Zaman Wanita Terbaik vs Zaman Wanita Terburuk

Teruntuk saudara muslimahku,
Apa bedanya wanita zaman rasul dan wanita zaman now?
.
Kalo wanita zaman rasul, bersuara untuk taat, sedangkan wanita zaman sekarang bersuara untuk maksiat 😢
.
Miris yaa dear. Dulu, Orang-orang  itu sibuk mencari kebenaran. Karena apa? Karena kehidupan jahiliyah itu sungguh menyiksa, penuh ketidakadilan, apalagi untuk wanita. Maka ketika Rasulullah SAW diutus menyampaikan Islam dengan Firman Allah yang Mahaadil, orang-orang yang lembut hatinya, orang-orang yang mau berpikir, berduyun-duyun mencicipi manisnya iman, indahnya Islam, dan paham betapa Islam memuliakan wanita.
.
Keadaan berbalik, orang-orang zaman sekarang justru sibuk mencari pembenaran atas kemaksiatan yang ia lakukan. Hukum Allah dibilang tidak relevan, sehingga dibuatlah olehnya hukum2 baru berdasarkan pemikirannya sendiri.
Apakah masalah selesai?
Sementara, eh engga deng. Bahkan muncul masalah-masalah baru yang makin “complicated”. Siap-siap mengalami kemunduran pemikiran, kembali ke zaman jahiliyah, sebab menjauhkan Islam dari kehidupan.
.
Maka, yuk sama-sama kita pelajari Islam lebih dalam. Alila yakin, kamu menganggap hukum Islam gak relevan, karena kamu belum paham, belum mau mempelajari lebih dalam. Ingat ya dear.. Islam itu agama yang sangat masuk diakal, berkali-kali Al-Qur’an mengulang ayat yang didalamnya terdapat kalimat
“untuk orang-orang yang berpikir”
“agar mereka berpikir”
“tidakkan kamu memikirkannya?”
.
“kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan”
.
Masih Bingung? #YukNgaji

Rapatkan Shaf Ketika Sholat

“…..Rapatkan Shaf”
kata imam sebelum sholat berjamaah.
Tapi gara-gara sajadah yang kita pakai terlalu lebar, kadang kita enggan untuk merapatkan shaf, menggeser atau menumpuk sajadah kita dengan orang lain demi bisa menciptakan lingkungan sholat berjamaah yang sempurna, yaitu dengan shaf yang rapat. 😅
.
Dear.. Tahukah kamu? Shaff yang renggang merupakan celah bagi syetan untuk menggoda kita.
.
Rasulullah S.A.W bersabda :
“Luruskanlah shaf-shaf, sejajarkanlah pundak dengan pundak, isilah bagian yang masih renggang, bersikap lembutlah terhadap lengan teman-teman kalian (ketika mengatur shaf), dan jangan biarkan ada celah untuk (dimasuki oleh) syaithan. Barangsiapa yang menyambung shaf maka Allah akan menyambungnya (dengan rahmat-Nya), dan barangsiapa yang memutus shaf maka Allah akan memutuskannya (dari rahmat-Nya).” [HR Abu Daud (666). Hadits shahih.]
.
Dalam hadits ini disebutkan mengandung beberapa makna yaitu :
a. Perintah untuk meluruskan shaf, yaitu dengan cara menyejajarkan kaki dan pundak.
b. Perintah untuk mengisi bagian shaf yang masih kosong.
c. Perintah untuk bersikap lemah dan lembut ketika mengatur barisan shaf, dan tidak asal menarik makmum ke depan atau mendorong mereka ke belakang.
d. Perintah untuk merapatkan shaf dengan serapat-rapatnya agar tidak ada celah antara dua orang yang bersebelahan untuk dimasuki oleh syaithan.
e. Menyambung shaf adalah salah satu sebab untuk mendapatkan rahmat Allah. Sebaliknya, memutuskan shaf adalah salah satu sebab terputusnya seseorang dari rahmat Allah
.
Jadi, jangan sesekali menjadikan sajadah lebar sebagai alasan untuk tidak merapatkan shaf yaa 😁 meskipun sajadahmu sangat bagus, tapi perintah Allah justru mendatangkan sesuatu yang lebih bagus lagi, yaitu Rahmat yang tidak terputus 😊
.
Mari banyak banyak share kebaikan, agar kita dapat saling mengingatkan 😘
.

Aurat Wanita

Bagaiamana batasan aurat didepan wanita non muslim ? apakah jika kita satu asrama atau satu kamar dengan non muslim harus memakai hijab syar’i 24 jam?
.
Bismjllah, Alila coba jawab ya dear 😊
Ada beberapa pendapat tentang batasan aurat didepan wanita non muslim, Namun Alila mengambil dalil yang tidak memperlihatkan aurat kepada wanita non muslmm karena di takutkan ada fitnah
.
“Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.” (QS. An-Nur: 31).
Pada kalimat “أَوْ نِسَائِهِنَّ” yang dimaksudkan di sini adalah boleh menampakkan perhiasan wanita di hadapan wanita muslimah, bukan di hadapan wanita kafir (ahlu dzimmah).
.
Mujahid rahimahullah mengatakan bahwa “nisaihinna” dalam ayat yang dimaksud adalah wanita muslimah, bukan wanita kafir. Jadi batasan aurat kita di depan wanita non-muslim sama seperti di depan non-mahram, yaitu seluruh tubuh, kecuali muka dan telapak tangan.
.
Dalil diatas adalah yang Alila ambil. Adapun ada yg berpendapat mubah dan makruh setau Alila dalilnya tidak kuat, yang kuat berdasarkan Qs An-Nur ayat 31.
.
Dan bagaimana kalau satu kamar dengan non-muslim? 24 jam apakah kita harus paje hijab syar’i terus?
Jawabannya ya.
Solusinya menurut Alila lebih baik pindah kamar cari teman sekamar yang muslimah juga, agar terhindar dari fitnah, dan bentuk kehati-hatian kita. Sekali lagi Jika kita sudh tau hukumnya haram memperlihatkan aurat kepada wanita non muslim, maka tugas nya adalah menghindari hal tersebut 😊
Wallahu’allam bishshowwab. Semoga kita semua dimudahkan dan diistiqomahkan untuk 
#SyariEverywhere 😇